nyobain thai massage yang terkenal itu.Trip-trip sebelumnya emang nggak
kepikiran mau pijat ala thai ini.Pertimbangannya emang karena budget dan nggak
ada waktu.Waktu dipakai kebanyakan untuk mengexplore kota atau kuliner .
terlintas adalah harus coba Thai massage.Browsing sana sini akhirnya dapet
tempat spa yang recommended dan dekat dengan hotel saya di daerah
sukhumvit.Namanya Health Land spa cabang asoke ,berbagai macam paket ditawarkan di spa
ini.
![]() |
| source |
Sebagai pemula saya pilih paket yang standar aja tradisional Thai massage selama 2 jam
harganya 550 baht.Tapi kalo dibandingin dengan pijat
tradsional Jakarta ataupun bali harganya gak jauh beda.Di jakarta dengan
fasilitas yang hampir sama minimal 150 ribu itupun hanya 1-1,5 jam.Jadi
harganya cukup masuk akal .
![]() |
| source |
yang oke banget bahkan menggunakan lift untuk masuk kedalam ruangan pijat yang
berada di lantai atas.Karena saya berdua dengan teman ,maka saya dipilihkan
kamar yang khusus untuk dua orang.Dikamar disediakan kasur empuk dilantai dan
juga ada tv nya yang menurut saya nggak berguna sama sekali ketika sedang pijat.
Therapisnya
adalah ibu-ibu setengah baya yang kalo diliat dari tampilannya bakalan enak
mijatnya nih ,pikir saya
Oke,masuk sesi pijatnya .kami dipersilahkan menanggalkan
pakaian dan memakai pakaian model kimono agar lebih mudah memijatnya.sama
seperti pijat –pijat di Indonesia posisi pertama adalah telungkup dengan
terlebih dahulu menjamah bagian telapak kaki dan betis.Yes dari pertama sentuh
udah berasa bahwa ibu ini jago pijat.Thai massage nggak menggunakan minyak atau krim ,jadi pijat kering aja.
Berbeda dengan pijat tradisional indonesia yang posisi kita hanya telungkup aja ketika sang therapis menjamah bagian belakang badan.Sedangkan Thai massage ,badan kita di balik-balik berbagai posisi kadang kaki diangkat satu,tangan ditarik-tarik atau badan ditekuk-tekuk,gongnya adalah ketika tangan kita ditarik ke belakang sedangkan kaki terapisnya mendorong punggung ke depan ,badan udah kaya busur panah yang diakhiri dengen bunyi kretek-kretek.
Setelah badan “dihajar ” abis-abisan oleh si therapis ,sesi terakhirnya yaitu pijat kepala,Nah,cara memijatnya juga unik yaitu kepala kita disandarkan di dada si therapis yang tentunya menggunakan bantal sebagai sandaran jadi nggak langsung di dadanya yah..hehe.Barulah si therapis memijit kepala dengan posisi kita yang setengah tiduran.Rileks banget deh.
Kekurangan di healthland spa ini adalah waktu pijatnya nggak bener-bener 2 jam pas ,saya lihat jam masih kurang 15 menit lagi ,selebihnya sih oke bahkan dikasih minuman teh jahe .Eh iya disini bisa bayar dengan kartu kredit juga.
Dua hari kemudian ketika saya berada di daerah chaweng town ,koh samui .Saya mencoba lagi nih Thai massage karena emang kaki dan badan pegel-pegel dan juga karena tertarik dengan harga yang lumayan murah 200 baht untuk 1 jam.Kali ini sih tempat pijatnya yang kios-kios kecil di pinggir jalan macam di jalan legian bali.Jadi agak-agak terbuka juga,kelihatan dari luar tanpa fasilitas apa-apa.Saya pilih tempat pijatnya random aja .Cap cip cup gitu.
Treatment yang dilakukan di sini juga sama persis dengan health land spa,urutan-urutan pijatnya dan teknik-tekniknya pun sama persis.Berbeda sekali dengan pijat tradisional Indonesia masing-masing therapis punya metoda sendiri jadi teknik pijatnya bervariasi dan nggak monoton .Bravo indonesia #lah
Kesimpulannya sih untuk dua tempat tersebut diatas .Saya lebih suka yang di chaweng town walaupun tempatnya seadanya tapi pijatannya lebih enak.Ada yang mau coba sensasi Thai massage dengan badan dilipat-lipat dan dipuntir-puntir?





