#Pugur – #Toko Kelontong 24 Jam Mini: #Peluang Usaha Praktis Dekat Konsumen – Di tengah kesibukan masyarakat #modern, kebutuhan akan toko yang buka setiap saat semakin tinggi. Toko kelontong 24 jam mini hadir sebagai #solusi praktis, terutama untuk wilayah padat penduduk atau area lalu lintas tinggi. Konsep ini memadukan #fleksibilitas jam operasional, lokasi #strategis, dan modal yang relatif terjangkau.
Baca Juga: Pet Care Hurung: Layanan Penitipan Hewan Modern untuk Konsumen Urban

Konsep dan Bentuk Usaha
Model yang dimaksud adalah kios kecil berukuran ±2×3 meter, biasanya berdiri di pinggir jalan utama atau di sudut perumahan padat. Bentuknya sederhana, namun memuat kebutuhan pokok sehari-hari seperti:
- Beras, minyak goreng, gula
- Mi instan, roti, camilan
- Minuman kemasan dingin
- Perlengkapan rumah tangga kecil (sabun, deterjen, tisu)
- Rokok dan pulsa listrik/HP
Dengan jam operasional 24 jam penuh, konsumen bisa berbelanja kapan saja, termasuk malam hari ketika minimarket besar sudah tutup di beberapa area.
Kelebihan Usaha Toko Kelontong 24 Jam Mini
- Dekat Konsumen
Terletak di dekat pemukiman atau di tepi jalan, sehingga mudah diakses pejalan kaki maupun pengguna kendaraan. - Modal Relatif Terjangkau
Ukuran kios yang kecil membuat biaya sewa atau pembuatan bangunan tidak terlalu tinggi. - Perputaran Barang Cepat
Barang kebutuhan pokok selalu dicari, sehingga stok cepat berganti dan arus kas lebih lancar. - Jam Buka Fleksibel
Operasional 24 jam memberikan peluang penjualan lebih banyak dibanding toko biasa.
Tantangan yang Perlu Diperhatikan
- Tenaga Kerja: Harus ada sistem shift atau kerja sama keluarga agar toko tetap buka nonstop.
- Keamanan: Perlu CCTV atau teralis karena buka hingga larut malam rawan pencurian.
- Persaingan: Minimarket besar bisa menjadi kompetitor, sehingga perlu strategi harga dan pelayanan yang ramah.
Baca Juga: Pengiriman & Konsumsi Sosial: Model Pre-Order Langganan Sembako Mingguan untuk Komunitas
Strategi Sukses Mengelola
- Lokasi Tepat Sasaran
Pilih lokasi di dekat pemukiman padat, dekat kos-kosan, atau dekat jalan yang ramai di malam hari. - Stok Barang Sesuai Kebutuhan Warga
Amati barang yang paling sering dicari di area tersebut. Misalnya, di area kos-kosan mahasiswa, stok mi instan dan kopi sachet bisa diperbanyak. - Pelayanan Cepat dan Ramah
Konsumen akan kembali jika pelayanan menyenangkan, apalagi di malam hari ketika orang cenderung ingin belanja cepat. - Tambahan Layanan
Sediakan layanan isi ulang pulsa, bayar tagihan listrik, atau jasa kirim paket untuk menambah pemasukan.
Baca Juga: Jasa Disinfektan Rumah & Kantor: Peluang Bisnis yang Naik Daun Saat Musim Penyakit
Estimasi Modal Awal
Berikut contoh perhitungan kasar untuk membuka toko kelontong mini:
| Komponen | Perkiraan Biaya |
|---|---|
| Pembuatan kios 2×3 m | Rp 8 – 12 juta |
| Rak & etalase | Rp 3 – 5 juta |
| Stok awal barang | Rp 8 – 15 juta |
| Peralatan kasir (mesin, laci) | Rp 1,5 juta |
| CCTV & keamanan | Rp 1 – 2 juta |
| Total | ±Rp 22 – 35 juta |
Kesimpulan
Toko kelontong 24 jam mini adalah peluang usaha yang cocok di area padat penduduk, terutama jika dikelola dengan strategi lokasi tepat, stok barang sesuai kebutuhan, dan pelayanan yang baik. Dengan modal yang tidak terlalu besar, usaha ini bisa menjadi sumber pendapatan stabil, apalagi jika mampu membangun pelanggan setia.



