Pugur.com – #Pekerjaan #sebagai #nelayan #selama ini #sering #identik #dengan #laki-laki. #Namun, dua #nelayan perempuan dari Maluku Tenggara dan Papua Barat justru berhasil mematahkan stereotip tersebut. Mereka tidak hanya aktif melaut, tetapi juga mengembangkan bisnis olahan ikan bernilai tambah yang memberi dampak ekonomi signifikan di wilayah pesisirnya.
Baca juga: 5 Cara Hasilkan Cuan Jutaan Cuma Modal HP di Era Digital

Perempuan Pesisir yang Menginspirasi
Dua sosok inspiratif tersebut adalah Sri Fany Mony dan Nova Theodora J.M. Essuruw. Sri Fany memulai perjalanan usahanya sebagai ibu rumah tangga tanpa pengalaman ekonomi. Kini ia menjadi Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Dullah Tama di Ohoi Watkidat, Maluku Tenggara. Di bawah kepemimpinannya, kelompok ini menghasilkan beragam produk olahan ikan dan ecoprint yang unik dan bernilai jual tinggi.
Sementara itu, Nova Theodora yang juga merupakan pendeta dan ketua wilayah di Teluk Arguni, Kaimana – Papua Barat – berinovasi dalam pemanfaatan ikan kakap cina. Selama ini, komoditas ini sering diabaikan karena hanya gelembung renangnya yang bernilai ekonomi. Nova bersama Kelompok Seraphim Bofuwer mengolah daging ikan kakap cina menjadi berbagai produk seperti abon ikan, sambal ikan, kecap ikan, dan pangan bergizi lainnya.
Baca Juga: Membangun Bisnis Kreatif: Panduan Lengkap Usaha Pot Tanaman Minimalis dari Semen
Dampak Ekonomi dan Pemberdayaan
Inovasi yang mereka lakukan mampu memberikan dampak luas tidak hanya bagi keluarga mereka tetapi juga bagi ekonomi masyarakat pesisir. Produk-produk olahan yang dihasilkan telah menjangkau pasar di berbagai kota di Indonesia bagian timur seperti Fakfak, Sorong, Timika, hingga Jayapura.
Selain itu, kelompok usaha ini juga mendapatkan pendampingan dari BPOM dan berbagai pelatihan pengolahan, pemasaran, manajemen bisnis, hingga sertifikasi produk. Langkah ini penting untuk memastikan produk UMKM mereka mampu bersaing di pasar modern.
Penghargaan Perempuan Inspiratif 2025
Atas kontribusi dan keberhasilannya dalam memberdayakan perempuan pesisir serta menggerakkan ekonomi lokal, Sri Fany dan Nova menerima penghargaan Perempuan Inspiratif 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dalam tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Penghargaan ini mempertegas peran perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional khususnya di sektor perikanan berkelanjutan.
Kunci Keberhasilan: Inovasi & Pemberdayaan Komunitas
Keberhasilan kedua perempuan ini tak lepas dari strategi pemberdayaan komunitas pesisir melalui:
- Pelatihan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah,
- Diversifikasi produk olahan ikan dan ecoprint,
- Penguatan merek dan pemasaran,
- Fasilitasi kemitraan dengan pasar modern,
- Pendampingan legalisasi dan sertifikasi produk.
Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana perempuan nelayan mampu menjadi agen perubahan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan di kawasan pesisir Indonesia.



