Pugur – #UMKM #kini #tidak #lagi #hanya #dituntut #bisa #berjualan, #tetapi #juga #harus #mampu #beradaptasi #dengan #teknologi agar tetap kompetitif di era digital. Inilah yang menjadi dasar PT Pertamina (Persero) bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar pelatihan bertajuk Emak-Emak Matic (Melek Teknologi): Jualan Pintar Melalui Pemasaran Digital dan AI di Gedung Banua Patra, Balikpapan. Program ini menjadi langkah nyata mendorong pelaku usaha kecil agar lebih siap menghadapi persaingan bisnis modern berbasis teknologi.

Pelatihan tersebut diikuti 75 pelaku UMKM perempuan binaan Pertamina yang berasal dari sektor wastra, kriya, dan kuliner. Fokus utamanya adalah membekali peserta dengan kemampuan memanfaatkan media sosial, teknologi kecerdasan buatan (AI), serta strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Peserta juga diperkenalkan pada konsep menjadi content creator, affiliate marketer, hingga penggunaan tools AI untuk mendukung promosi produk secara lebih efisien dan terukur.
Langkah ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi alat eksklusif perusahaan besar. Kini, pelaku UMKM pun bisa memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan penjualan, mempercepat proses promosi, dan membangun branding yang lebih kuat tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, AI justru menjadi “senjata baru” agar UMKM bisa naik kelas dan menjangkau pasar lebih luas.
Baca juga: Bisnis Pengepul Di Desa: Cara Memulai, Modal Awal, Dan Target Pasar Paling Menguntungkan
UMKM Kini Harus Jualan Lebih Cerdas dengan AI
Perubahan perilaku konsumen membuat pola jual beli ikut berubah. Jika dulu promosi cukup lewat spanduk, brosur, atau dari mulut ke mulut, kini konsumen lebih banyak menemukan produk lewat media sosial, marketplace, dan pencarian online. Karena itu, pelaku UMKM tidak cukup hanya punya produk bagus, tetapi juga harus mampu tampil menarik di dunia digital.
Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan bahwa pemasaran modern bukan sekadar mengunggah foto produk, melainkan membangun strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian calon pembeli. Mulai dari membuat caption yang menjual, video promosi singkat, memahami algoritma media sosial, hingga memanfaatkan AI untuk mempercepat semua proses tersebut.
General Manager RU V Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional, Novie Handoyo Anto, menegaskan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan yang harus dihadapi UMKM. Menurutnya, pelaku usaha perempuan harus mampu memanfaatkan teknologi digital dan AI secara cerdas agar daya saing dan omzet bisa terus meningkat.
Manfaat AI untuk UMKM: Hemat Waktu, Hemat Biaya, Jualan Lebih Cepat
Salah satu keunggulan utama AI bagi UMKM adalah efisiensi. Dengan AI, pelaku usaha tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk membuat materi promosi dari nol. Teknologi ini bisa membantu membuat caption, ide konten, desain promosi, hingga video pendek hanya dalam hitungan menit.
AI juga membantu UMKM memahami pelanggan lebih baik. Misalnya, dengan membaca tren pencarian, menganalisis produk yang paling diminati, hingga memberi rekomendasi waktu terbaik untuk promosi. Hal ini membuat strategi pemasaran jadi lebih tepat sasaran dan peluang penjualan meningkat.
Bukan hanya itu, AI juga bisa digunakan sebagai asisten digital untuk menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis. Dengan begitu, pelaku usaha tetap bisa melayani konsumen lebih cepat, bahkan di luar jam operasional.
Cara Penggunaan AI untuk UMKM agar Jualan Makin Laris
Berikut beberapa cara penggunaan AI yang bisa langsung diterapkan pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan:
1. Gunakan AI untuk Membuat Caption Jualan
Pelaku UMKM bisa memanfaatkan AI seperti ChatGPT untuk membuat caption promosi yang menarik, persuasif, dan sesuai target pasar. Cukup masukkan nama produk, manfaat, dan target pembeli, lalu AI akan membantu menyusun teks promosi yang siap dipakai.
Contoh penggunaan:
Masukkan prompt: “Buatkan caption promosi untuk keripik pisang manis, target ibu rumah tangga, gaya santai dan menarik.”
Dalam hitungan detik, AI akan menghasilkan caption siap posting.
2. Pakai AI untuk Desain Konten Promosi
AI seperti Canva AI dapat membantu membuat desain poster promosi, banner diskon, atau konten Instagram lebih cepat. Pelaku UMKM hanya perlu memasukkan deskripsi produk, lalu AI akan menyusun desain visual otomatis.
Contoh penggunaan:
Tulis: “Buat poster promo diskon 20% kue kering lebaran dengan warna elegan.”
AI akan membuatkan template desain yang bisa langsung diedit.
3. Gunakan AI untuk Video Promosi
Video pendek kini jadi konten paling efektif untuk jualan. Dengan AI seperti CapCut AI, pelaku UMKM bisa membuat video promosi otomatis lengkap dengan musik, transisi, dan subtitle.
Contoh penggunaan:
Unggah foto produk, pilih template promosi, lalu AI akan merangkai video singkat siap unggah ke TikTok atau Reels.
4. Pakai AI untuk Balas Chat Pelanggan
AI juga bisa dipakai untuk membalas pesan pelanggan otomatis lewat WhatsApp Business. Fitur auto-reply membantu menjawab pertanyaan umum seperti harga, stok, alamat, dan cara order.
Contoh penggunaan:
Atur balasan otomatis:
“Terima kasih sudah menghubungi kami. Untuk katalog dan harga terbaru, silakan klik link berikut.”
5. Gunakan AI untuk Analisis Produk Terlaris
AI dapat membantu membaca data penjualan agar pelaku UMKM tahu produk mana yang paling laris, kapan waktu ramai pembeli, dan promo seperti apa yang paling efektif.
Dengan data ini, pelaku usaha bisa lebih tepat menentukan stok, diskon, dan strategi promosi berikutnya.
Bukan Sekadar Jualan, Tapi Bangun Brand
Pelatihan ini juga menekankan bahwa UMKM modern harus mulai berpikir lebih besar. Tidak hanya fokus menjual produk, tetapi juga membangun identitas brand yang kuat. Di era digital, konsumen tidak hanya membeli barang, tetapi juga membeli cerita, pengalaman, dan kepercayaan.
Karena itu, pelaku UMKM didorong untuk mulai aktif membuat konten, membangun interaksi dengan pelanggan, serta memperkuat citra produk melalui media digital. Inilah alasan mengapa kemampuan menjadi content creator dan affiliate kini menjadi nilai tambah penting bagi pelaku usaha kecil.
UMKM Go Digital Jadi Kunci Naik Kelas
Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan komunitas dapat membuka jalan bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat. Tidak hanya dibekali kemampuan teknis, peserta juga mendapat pendampingan legal seperti konsultasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Nomor Induk Berusaha (NIB), dua aspek penting agar UMKM bisa tumbuh lebih profesional dan berkelanjutan.
Baca juga: Produksi Klip Penahan Sprei Kasur: Peluang Usaha Sederhana dengan Potensi Keuntungan Stabil
Dengan dukungan teknologi, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan AI, UMKM kini punya peluang lebih besar untuk berkembang. Jualan tidak lagi hanya soal membuka toko dan menunggu pembeli datang, tetapi soal bagaimana memanfaatkan teknologi agar produk lebih mudah ditemukan, lebih menarik dilihat, dan lebih cepat terjual. Di era digital 2026, UMKM yang cepat beradaptasi dengan AI akan menjadi yang paling siap memenangkan pasar.



