Pugur – #Bisnis #kuliner #memang #tidak #pernah #kehilangan #pasar. Selama makanan memiliki rasa enak, harga terjangkau, dan pelayanan baik, peluang sukses selalu terbuka lebar. Hal inilah yang dibuktikan oleh pasangan suami istri Endi Sunarya dan Imas Nurlaela, penerus usaha Batagor Gembira di Depok yang kini berkembang hingga memiliki 10 cabang dan mempekerjakan 12 karyawan.
Perjalanan usaha mereka menjadi inspirasi banyak pelaku UMKM di Indonesia. Bermula dari gerobak sederhana di pinggir jalan, kini bisnis batagor keluarga tersebut mampu menghasilkan omzet jutaan rupiah setiap hari dan bahkan mengantarkan orang tua mereka menunaikan ibadah haji.
Baca: Produksi Batu Apung Pembersih Kerak: Peluang Usaha Menjanjikan dengan Modal Terjangkau

Awal Mula Usaha Batagor Gembira
Usaha Batagor Gembira dirintis sejak tahun 1986 oleh orang tua Imas yang merantau dari Garut ke Depok untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Awalnya, sang ayah pernah berjualan siomay keliling sebelum akhirnya memilih fokus menjual batagor karena dianggap lebih menguntungkan.
Lapak pertama mereka berada di dekat kantor PLN Depok, Jalan Mekar Jaya. Meski sederhana, lokasi tersebut perlahan ramai pembeli karena rasa batagor yang gurih dan konsisten.
Menariknya, nama “Batagor Gembira” justru lahir dari pelanggan mahasiswa Universitas Indonesia yang sering nongkrong di tempat tersebut hingga malam hari. Karena suasana yang selalu penuh tawa dan kebersamaan, pelanggan menyebut tempat itu sebagai “Batagor Gembira”. Nama tersebut akhirnya dipakai hingga sekarang.
Perjuangan Mengembangkan Usaha Keluarga
Setelah bertahun-tahun bertahan, usaha ini mulai berkembang pesat. Pada tahun 2010, keluarga mereka membuka cabang kedua di kawasan Tole Iskandar, Depok.
Imas mulai aktif membantu produksi pada tahun 2011. Ia bahkan ikut menjaga warung ketika kedua orang tuanya berangkat haji pada tahun 2016. Dari situlah Imas dan suaminya dipercaya penuh untuk melanjutkan usaha keluarga.
Keputusan tersebut ternyata membawa perubahan besar. Dengan pengelolaan lebih modern dan semangat kerja keras, Batagor Gembira kini memiliki:
- 10 cabang usaha
- 12 karyawan
- Produksi sekitar 100 kilogram batagor per hari
- Omzet mencapai Rp 6 juta per hari
Cabang mereka tersebar di beberapa titik strategis di Depok dan sekitarnya, termasuk area sekolah, jalan utama, hingga gerobak keliling.
Baca Juga: Produksi Kain Kompres Herbal: Peluang Usaha Kesehatan Alami yang Menjanjikan
Rahasia Sukses Usaha Batagor yang Bisa Ditiru
Kesuksesan Batagor Gembira tentu tidak datang secara instan. Ada beberapa strategi sederhana namun efektif yang bisa dipelajari oleh pelaku usaha kuliner pemula.
1. Konsisten Menjaga Rasa
Dalam bisnis makanan, rasa adalah segalanya. Batagor Gembira mempertahankan resep turun-temurun agar pelanggan tetap loyal.
2. Memilih Lokasi Strategis
Mereka membuka cabang di area ramai seperti sekolah, jalan utama, dan pusat keramaian agar mudah ditemukan pelanggan.
3. Harga Terjangkau
Meski berkembang besar, harga produk tetap ramah di kantong sehingga menjangkau semua kalangan.
4. Berani Membuka Cabang
Ekspansi dilakukan secara bertahap setelah cabang utama stabil. Strategi ini membantu meningkatkan omzet tanpa terlalu berisiko.
5. Memanfaatkan Modal Usaha
Mereka juga memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI untuk mengembangkan usaha baru di bidang fotokopi dan mie ayam.
Tutorial Memulai Usaha Batagor untuk Pemula
Melihat kesuksesan Batagor Gembira, usaha batagor bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan dengan modal relatif kecil. Berikut langkah-langkah memulainya:
1. Siapkan Resep Batagor yang Enak
Bahan dasar:
- Tahu putih
- Ikan tenggiri
- Tepung tapioka
- Bawang putih
- Garam dan penyedap
- Kulit pangsit
Pelajari resep yang memiliki tekstur renyah di luar namun lembut di dalam.
2. Buat Sambal Kacang Khas
Sambal kacang menjadi penentu rasa utama batagor. Gunakan:
- Kacang tanah goreng
- Cabai
- Gula merah
- Bawang putih
- Air asam jawa
Rasa sambal harus gurih, manis, dan sedikit pedas.
3. Tentukan Lokasi Jualan
Pilih lokasi ramai seperti:
- Dekat sekolah
- Kampus
- Perkantoran
- Pinggir jalan utama
- Area pasar malam
4. Gunakan Gerobak Sederhana
Modal awal usaha batagor bisa dimulai dari:
- Gerobak: Rp 2-5 juta
- Peralatan masak: Rp 1 juta
- Bahan baku awal: Rp 500 ribu
- Banner dan promosi: Rp 300 ribu
Total modal awal sekitar Rp 5-10 juta.
5. Promosi di Media Sosial
Gunakan:
- TikTok
- WhatsApp Business
Upload video proses memasak agar menarik perhatian calon pembeli.
6. Daftarkan ke Aplikasi Online
Gabung ke layanan:
- GoFood
- GrabFood
- ShopeeFood
Cara ini efektif meningkatkan penjualan tanpa harus membuka cabang baru.
Peluang Keuntungan Usaha Batagor
Usaha batagor termasuk bisnis makanan dengan margin keuntungan cukup tinggi. Jika dalam sehari mampu menjual 150 porsi dengan keuntungan Rp 5.000 per porsi, maka potensi laba harian bisa mencapai:
150 x Rp 5.000 = Rp 750.000 per hari
Dalam sebulan, keuntungan dapat mencapai lebih dari Rp 20 juta apabila penjualan stabil.
Baca Juga: Usaha Jual Piring: Peluang Bisnis Sederhana dengan Pasar yang Selalu Ada
Inspirasi UMKM yang Bisa Naik Kelas
Kisah Batagor Gembira menjadi bukti bahwa usaha kecil bisa berkembang besar jika dijalankan dengan tekun dan konsisten. Tidak hanya sukses secara finansial, usaha tersebut juga berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.
Bahkan, keuntungan usaha kuliner tersebut mampu memberangkatkan keluarga untuk haji dan umrah serta mengembangkan bisnis baru di bidang lain.
Bagi siapa pun yang ingin memulai usaha kuliner, kisah ini membuktikan bahwa kesuksesan besar bisa dimulai dari gerobak sederhana di pinggir jalan.


