Pugur – #Bisnis #kuliner #memang #tidak #pernah #kehilangan #pasar. Salah satu usaha makanan yang terbukti mampu bertahan bahkan berkembang hingga puluhan tahun adalah usaha soto. Kisah sukses Iswahyudi dan keluarga pemilik Soto Kuning Pak Yusup di Bogor menjadi bukti nyata bahwa usaha sederhana bisa mengubah kehidupan keluarga secara drastis. Berawal dari jualan soto keliling hingga kini memiliki ruko sendiri dan mampu menyekolahkan anak hingga menjadi bankir di BUMN.
Cerita perjuangan ini menjadi inspirasi besar bagi para pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner dengan modal terbatas namun memiliki peluang keuntungan besar.

Awal Mula Usaha Soto Kuning Pak Yusup
Usaha Soto Kuning Pak Yusup berdiri sejak sekitar tahun 1993 di kawasan Gang Aut, Surya Kencana, Bogor. Kawasan tersebut dikenal sebagai lingkungan para pedagang soto karena sebagian besar warganya menggantungkan hidup dari usaha kuliner tersebut.
Menurut Iswahyudi, lingkungan tempat tinggal mereka sangat dipengaruhi budaya perdagangan masyarakat Tionghoa yang membuat warga sekitar ikut terdorong membuka usaha makanan. Menariknya, meskipun banyak penjual soto di satu kawasan, persaingan tetap berjalan sehat dan harmonis.
Pada masa awal merintis usaha, keluarga mereka berjualan menggunakan pikulan seperti pedagang kaki lima pada umumnya. Seiring waktu, usaha berkembang menggunakan gerobak hingga akhirnya mampu menyewa kios yang lebih strategis.
Ketekunan dan konsistensi menjaga cita rasa membuat Soto Kuning Pak Yusup menjadi salah satu kuliner legendaris di Bogor yang selalu ramai pengunjung.
Baca: Produksi Batu Apung Pembersih Kerak: Peluang Usaha Menjanjikan dengan Modal Terjangkau
Perjalanan Iswahyudi Hingga Fokus Mengembangkan Usaha Keluarga
Sebelum sepenuhnya mengelola usaha soto, Iswahyudi pernah bekerja di dunia ritel dan distribusi produk. Ia sempat bekerja di perusahaan besar sebelum akhirnya memutuskan fokus membantu usaha keluarga.
Meski memiliki pekerjaan tetap, Iswahyudi tetap membantu operasional usaha soto saat akhir pekan. Lambat laun, ia melihat potensi besar bisnis keluarga dan memilih terjun penuh mengelolanya.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Dengan pengalaman kerja sebelumnya, Iswahyudi mampu membantu pengelolaan operasional usaha menjadi lebih rapi dan profesional.
Saat ini, operasional usaha dibagi dalam beberapa bagian mulai dari pengolahan daging, nasi, hingga gorengan yang dikelola vendor keluarga secara khusus. Sistem kerja sama keluarga inilah yang membuat bisnis tetap solid hingga sekarang.
Tantangan Berat Saat Pandemi COVID-19
Seperti banyak pelaku UMKM lainnya, usaha Soto Kuning Pak Yusup juga sempat mengalami masa sulit saat pandemi COVID-19. Pembatasan aktivitas masyarakat membuat kawasan kuliner menjadi sepi dan omzet turun drastis.
Namun Iswahyudi tidak menyerah. Ia mencari berbagai cara agar usaha tetap berjalan dan karyawan tetap bisa bekerja.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI pada tahun 2021 hingga 2022. Modal tersebut digunakan untuk mempertahankan operasional usaha dan memperpanjang sewa kios.
Pinjaman yang diambil mencapai Rp50 juta dan Rp75 juta dengan proses pencairan yang cepat. Bantuan modal inilah yang membantu usaha mereka bertahan hingga kondisi ekonomi kembali normal.
Usaha Semakin Berkembang Hingga Punya Ruko Sendiri
Setelah melewati masa sulit pandemi, usaha Soto Kuning Pak Yusup berkembang pesat. Pada Desember 2025, mereka berhasil pindah dari kios sewaan ke ruko empat lantai milik sendiri di kawasan Surya Kencana, Bogor.
Perpindahan ke tempat baru membawa dampak besar terhadap peningkatan omzet. Kapasitas pelanggan bertambah, variasi menu lebih banyak, dan pelayanan menjadi lebih nyaman.
Kini usaha tersebut mempekerjakan sekitar 15 orang yang sebagian besar masih keluarga dan kerabat dekat. Hal ini menunjukkan bahwa usaha kuliner bukan hanya mampu menghidupi keluarga sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Sukses Kuliahkan Anak Hingga Jadi Bankir
Bagi Iswahyudi, keberhasilan terbesar bukan sekadar memiliki usaha besar atau ruko sendiri. Kebanggaan utamanya adalah mampu memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.
Dari hasil usaha soto, ia berhasil menyekolahkan anak-anak hingga sarjana. Bahkan dua anaknya kini bekerja di bank BUMN sebagai bankir, sementara anak bungsunya masih menempuh pendidikan di IPB.
Kisah ini membuktikan bahwa usaha kecil yang dijalankan dengan serius dapat memberikan masa depan cerah bagi keluarga.
Peluang Usaha Soto yang Masih Sangat Menjanjikan
Usaha soto termasuk bisnis kuliner yang memiliki pasar luas di Indonesia. Hampir semua daerah memiliki variasi soto khas masing-masing dan penggemarnya berasal dari berbagai kalangan.
Berikut alasan usaha soto masih sangat potensial:
- Modal relatif terjangkau
- Bahan baku mudah didapat
- Konsumen sangat luas
- Bisa dijual dari rumah
- Cocok untuk usaha harian
- Margin keuntungan cukup besar
- Bisa dikembangkan menjadi franchise
Jika dikelola dengan baik, usaha soto dapat berkembang dari gerobak kecil menjadi restoran besar seperti yang dialami keluarga Pak Yusup.
Tutorial Memulai Usaha Soto untuk Pemula
1. Tentukan Jenis Soto
Pilih jenis soto yang ingin dijual, misalnya:
- Soto ayam
- Soto daging
- Soto betawi
- Soto lamongan
- Soto mie
- Soto kuning
Pastikan memiliki cita rasa khas agar mudah dikenal pelanggan.
2. Hitung Modal Awal
Contoh modal sederhana usaha soto rumahan:
| Kebutuhan | Estimasi |
|---|---|
| Gerobak/meja | Rp2 juta |
| Peralatan masak | Rp1,5 juta |
| Bahan baku awal | Rp1 juta |
| Gas dan perlengkapan | Rp500 ribu |
| Promosi awal | Rp500 ribu |
Total modal awal sekitar Rp5 jutaan.
3. Cari Lokasi Strategis
Lokasi terbaik usaha soto:
- Dekat pasar
- Pinggir jalan ramai
- Dekat kampus
- Area perkantoran
- Dekat kos-kosan
Jika modal kecil, Anda bisa mulai dari rumah dan memanfaatkan layanan online.
4. Utamakan Rasa dan Kebersihan
Dalam bisnis kuliner, pelanggan akan kembali karena rasa dan kebersihan. Gunakan bahan segar dan pertahankan kualitas setiap hari.
5. Gunakan Media Sosial
Promosikan usaha melalui:
- TikTok
- Google Maps
Konten video proses memasak biasanya sangat menarik perhatian calon pembeli.
6. Daftar ke Aplikasi Online
Gabungkan usaha Anda dengan layanan seperti:
- GoFood
- GrabFood
- ShopeeFood
Cara ini efektif meningkatkan penjualan tanpa perlu tempat besar.
Tips Sukses Bisnis Soto Agar Cepat Berkembang
Konsisten dengan Rasa
Jangan sering mengubah resep utama karena pelanggan menyukai rasa yang stabil.
Pelayanan Ramah
Pelayanan cepat dan ramah membuat pelanggan nyaman datang kembali.
Kelola Keuangan dengan Baik
Pisahkan uang usaha dan uang pribadi agar perkembangan bisnis lebih mudah dipantau.
Bangun Tim yang Solid
Jika usaha mulai ramai, rekrut karyawan terpercaya atau libatkan keluarga.
Jangan Takut Memulai dari Kecil
Hampir semua pengusaha besar memulai dari usaha sederhana. Kisah Iswahyudi menjadi bukti nyata bahwa usaha kecil bisa berkembang besar jika dijalankan dengan tekun.
Baca Juga: Produksi Kain Kompres Herbal: Peluang Usaha Kesehatan Alami yang Menjanjikan
Pelajaran Penting dari Kisah Iswahyudi
Ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik:
- Konsistensi lebih penting daripada modal besar
- Usaha kuliner selalu punya peluang
- Dukungan keluarga sangat penting
- Jangan malu memulai dari bawah
- Pendidikan anak bisa diperjuangkan lewat usaha kecil
- UMKM bisa naik kelas jika dikelola serius
Kisah Soto Kuning Pak Yusup menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, kesabaran, dan kemampuan bertahan menghadapi masa sulit.
Bagi siapa saja yang ingin memulai usaha kuliner, bisnis soto bisa menjadi pilihan menjanjikan dengan peluang keuntungan besar dan pasar yang terus ada sepanjang waktu.



